Wednesday, January 11, 2017

Leonardo da Vinci Inspirasi dan Pencerahan Untuk Hidup Lebih Bermakna



Leonardo da Vinci ada­lah orang serba  bisa­ (polymath) dari zama­n Renaisans: Seorang ­pelukis, pematung, mu­sisi, penemu, insinyu­r, penulis, arsitek, ­dan ilmuwan. Dia diga­mbarkan sebagai arket­ipe dari “manusia Ren­aisans” dan sebagai g­enius universal, sese­orang dengan rasa ing­in tahu dan daya cipt­a yang luar biasa. Di­a juga dianggap sebag­ai salah satu pelukis­ terbesar yang pernah­ ada.
Kedudukan Da Vinci da­lam sejarah seni sela­lu unik. Ia berdiri         s­endiri di antara para­ pelukis Renaisans, t­idak hanya karena       kes­empurnaannya yang lan­gka dari kualitas int­elektualnya yang ting­gi dari seninya, teta­pi karena pengaruhnya­ yang luar biasa atas­ orang-orang di masan­ya, dan karakter univ­ersal dari kegeniusan­nya.

Alexander von Humbold­t menyatakan Da Vinci­ sebagai  fisikawan t­erbesar abad ke 15, s­eseorang yang di masa­nya“mempersatukan  p­engetahuan matematika­ yang luar biasa deng­an intuisi alam yang mengagumkan”; dan par­a ahli di masa kita m­engenalnya sebagai “s­eorang pemikir yang m­enjadi pendahulu bagi­ penemuan-pemuan sain­s modern.” Banyak hal-hal menari­k dari kehidupan, pem­ikiran, karya dan ino­vasi Da Vinci yang ak­an dibahas dengan jer­nih dalam buku ini se­hingga pembaca dapat ­menarik inspirasi dar­inya. 

Inspirasi dan Pencerahan 2016 - 2017













Tahun 2016 menjadi tahun yang sangat berharga bagi saya dan karenanya tidak henti saya bersyukur pada Allah SWT. Di sepanjang tahun 2016 dari Januari sampai Desember buku saya yang berupa serial Inspirasi dan Pencerahan Untuk Hidup Lebih Bermakna terbit semuanya dengan begitu lancar tanpa hambatan, yaitu:

1. Socrates
2. Alexander the Great
3. Konfusius
4. Aristoteles
5. Leonardo da Vinci

Menginjak 2017 saya telah mempersiap buku selanjutnya, yaitu:
6. Isaac Newton
7. Albert Einstein
8. Job & Gates
9. Habiebie
10. Hamka

Semoga semua berjalan dengan lancar dan di tahun 2017 saya tetap konsisten dan produktif menulis. Semoga saya dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi bangsa ini. Tidak lupa pula saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pembaca di tanah air atas dukungannya yang begitu berharga bagi saya.


Tuesday, December 13, 2016

Aristoteles Inspirasi dan Pencerahan Untuk Hidup Lebih Bermakna



Aristoteles adalah filsuf dan ilmuwan Yunani yang menjadi salah satu tokoh intelektual terbesar dalam sejarah Barat. Bapak logika dan ilmu alam yang juga terkenal sebagai guru Alexander the Great. Ia adalah penulis dari sistem filosofis dan ilmiah yang komprehensif yang pertama dalam sejarah. Encyclopædia Britannica pun menyebutnya “the first genuine scientist in history”.

Perkembangan ilmu pengetahuan hingga sekarang ini berutang kepada Aristoteles. Dia telah memulai, merintis dan membangun fondasi bagi filsafat dan sains. “Sebelum Aristoteles, sains masih berupa embrio. Di tangan Aristoteles sains dilahirkan”.

Tanpa maksud melebih-lebihkan Aristoteles memang seorang perintis yang telah menyusun pengetahuan secara logis, sistematis dan komprehensif. Ia telah menggarap berbagai bidang pengetahuan manusia secara luas—sehingga dipandang sebagai tokoh ensiklopedik pertama—meliputi sebagian besar ilmu pengetahuan dan seni, termasuk biologi, botani, kimia, etika, sejarah, logika, metafisika, retorika, filsafat pikiran, filsafat ilmu, fisika, puisi, teori politik, psikologi, dan zoologi. Inilah yang akan coba di bahas secara menarik dalam buku yang ada di tangan pembaca ini agar dapat menjadi inspirasi yang bermanfaat bagi kehidupan

-----------------------------------------

Penulis: Sahrul Mauludi
Penerbit: Elex Media Komputindo
Ukuran: 16 x 19 cm
Cover: Soft Cover
Isbn: 9786020296951
Berat: 300 gram

Sunday, August 7, 2016

Konfusius: Inspirasi dan Pencerahan Untuk Hidup Lebih Bermakna



Kehidupan yang bermakna dan bahagia hanya bisa dicapai dengan menjalani hidup yang baik dan benar, dengan menjadi manusia yang berbudi, welas asih, saling membantu dan menyayangi sesama. Sebanyak apapun kekayaan yang kita miliki, kebahagiaan sejati tidak akan dapat diraih bila kita tidak memiliki sikap hidup yang baik dan bernilai bagi sesama--apalagi jika hidup dengan merugikan orang lain.

Buku "Konfusius: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna" akan mencoba menggali inspirasi dari Konfusius sang filosof besar yang hidup 2500 tahun lalu di daratan Tiongkok yang mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang berbudi, welas asih, menyayangi sesama, arif dan bijaksana. Ia meletakkan fondasi etis dalam membangun kehidupan sosial yang baik dengan menekankan nilai-nilai kemanusiaan dan kebajikan.

Pemikiran Konfusius dapat menjadi sumbangan penting bagi persoalan etika di masa kita sekarang ini. Filsafatnya telah menyediakan pandangan yang begitu kaya mengenai interaksi di antara sesama manusia dan bagaimana mewujudkan kehidupan bersama yang lebih baik. Inilah yang akan dikupas secara menarik dalam buku ini.






Wednesday, June 15, 2016

THE GREAT SUCCESS (NEW EDITION): Berdiri Di Atas Pundak Para Raksasa



Sebagai seorang ilmuwan genius
yang telah melahirkan banyak terobosan Sir Isaac Newton mengakui utang budinya kepada para pendahulunya, sebagaimana yang pernah ia tulis dalam sebuah suratnya kepada Robert Hooke, yang juga seorang ilmuwan, pada tanggal 5 Februari 1675:

"If I have seen further it is by standing on the shoulders of giants"
("Jika saya dapat melihat lebih jauh, itu karena saya berdiri di atas pundak para raksasa"—maksudnya para ilmuwan besar pendahulunya.)

Ada dua hal penting dari pernyataan Newton tersebut. Pertama, kita dapat belajar banyak dari orang lain, dari pengalaman hidup mereka, ide-ide mereka, kesuksesan ataupun kegagalan mereka. Dalam hal ini, kepekaan kita untuk melihat sisi-sisi kehidupan orang lain sebagai sumber inspirasi dan pembelajaran sangatlah penting. Kita dapat berdiskusi, bertukar pikiran dan pengalaman untuk memperkaya wawasan—bahkan dengan seseorang yang kita nilai “tidak penting”. Semua itu bergantung pada kepekaan, kecerdasan, dan kearifan kita untuk menempatkannya dalam seluruh bingkai kehidupan kita.

Di era kemajuan informasi ini kita dapat belajar banyak dari orang lain melalui media komunikasi semacam internet. Kita bisa berkomunikasi dengan banyak orang dalam waktu yang sangat cepat. Meskipun komunikasi dan interaksi langsung antarinvidu tetap tak tergantikan, media informasi semakin memudahkan setiap orang untuk memperluas wawasannya. Seharusnya, kenyataan ini semakin mencerdaskan dan mendewasakan kita.

Kedua, kreativitas dan keaslian gagasan tidak lahir di ruang hampa. Jadi, bukan berarti tidak ada ide-ide yang mendahuluinya. Kebaruan gagasan genius terletak pada cara pandang yang baru terhadap masalah lama, alternatif baru dari jawaban-jawaban yang ada, atau koneksi-koneksi baru dari sistem pemikiran sebelumnya.

Jika kita menerapkan prinsip Newton “berdiri di atas pundak para raksasa”, kita akan mendapatkan manfaat yang sangat besar bagi perkembangan dan kemajuan kita, baik dalam pekerjaan, karier, bisnis, kehidupan keluarga, maupun bermasyarakat. Banyak belajar merupakan sarana paling efektif untuk meraih kesuksesan. Dengan terus belajar kita dapat mengambil yang terbaik dari pemikiran dan pengalaman orang lain dan memanfaatkannya untuk kesuksesan hidup kita, seperti yang dilakukan Newton dan para genius besar lainnya—mereka menjadi besar juga karena belajar dari orang besar lainnya.

Siapa pun Anda, apa pun posisi dan pekerjaan Anda, “belajar dan terus belajar” sangat bermanfaat untuk menunjang kesuksesan. Belajar merupakan sarana yang memungkinkan kita untuk terus berkembang, membuka kemungkinan-kemungkinan atau peluang baru, dan menggali berbagai potensi yang masih tersembunyi. Berhenti belajar dan tidak memiliki antusias sama dengan menghentikan laju perkembangan.

Belajar juga merupakan sarana untuk terus memperdalam dan memaknai hakikat diri kita—merentangkan pikiran seluas-luasnya hingga batas-batas cakrawala dan menyelami lubuk samudra kehidupan yang demikian luas dan tak terukur dalamnya. Di situ kita dapat menemukan keajaiban dan keagungan yang menyadarkan kita akan hakikat eksistensi manusia, dunia, dan alam semesta. Dengan belajar kita akan tumbuh menjadi manusia yang lebih dewasa, matang, dan bijak.

Sumber: Sahrul Mauludi, (2016). The Great Success. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Monday, April 4, 2016

Alexander The Great: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna

TELAH TERBIT!


Kerja keras, kedisiplinan, keahlian dan kepemimpinan merupakan modal penting untuk meraih kesuksesan. Dengan itu seseorang dapat tampil sebagai pribadi unggul, membangun sinergi, memenangkan persaingan dan mewujudkan hasil dan pencapaian yang lebih besar.

Alexander Agung dari Macedonia  adalah seorang tokoh terkenal dalam sejarah sebagai sosok pemimpin besar yang tak pernah terkalahkan. Ia tampil memimpin dan membangun  sebuah imperium raksasa dalam usia yang sangat muda. Semua itu ia capai dengan kerja keras, kedisiplinan,  keahlian,  dan kepemimpinan yang hebat. Bagaimana semua itu ia aktualisasikan dalam kehidupannya?

Inilah yang akan dikupas dalam buku "Alexander Agung: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna" . Dengan bahasa yang jernih dan ringan,  buku ini akan mengantarkan pembaca pada kehidupan Alexander secara lebih dekat dan dapat menjadi inspirasi untuk meraih sukses.

Penulis: Sahrul Mauludi
Penerbit: PT Elexmedia Komputindo Jakarta

Thursday, January 21, 2016

Supaya Tetap Asyik DI Tempat Kerja Meski Bukan Pekerjaan Idaman


Tetap Bisa Bahagia
Jika setiap orang dapat mencapai pekerjaan impiannya dengan mudah maka pasti hidup akan menjadi sangat menyenangkan bagi siapa saja. Namun nyatanya, tidak setiap orang dapat mencapai pekerjaan impiannya dengan mudah.

Eits, itu bukanlah sebuah alasan bagi Anda untuk tidak menikmati kehidupan. 
Studi terbaru menunjukkan bahwa seseorang yang meskipun tidak bekerja sesuai ekspektasinya, ia tetap bisa menjadi bahagia di manapun ia berada salah satunya di tempat bekerja.


Peneliti di Universitas Michigan meneliti beberapa orang dewasa yang merupakan penduduk Amerika dan menemukan bahwa 80% dari keseluruhan percaya bahwa menjalani pekerjaan impian adalah kunci kebahagiaan.


Studi tersebut juga menunjukkan bahwa orang-orang itu sedikit salah kaprah mengenai karir dan kebahagian. Nyatanya, tidak harus selalu apa yang kita cintai pada pandangan pertama untuk dijadikan karir seterusnya. 


Sunday, January 10, 2016

Buku Inspiratif 2016

Telah Terbit!!!
Socrates: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna

Socrates adalah filsuf besar zaman Yunani kuno. Socrates dikenal sederhana, humoris, pandai bergaul, setia kawan, jujur, dan disiplin. Ia betul-betul mempraktikkan filsafat dalam kehidupannya. Kematian Socrates yang dihukum meminum racun dan tetap berpegang pada apa yang diyakininya semakin menguatkan kesan integritas moral filosof yang satu ini.

“Dia [Socrates] adalah filosof pertama yang sebenarnya. Jika Anda ingin mengetahui ‘Apa itu filsafat?’ salah satu jawaban yang bagus yaitu: ‘filsafat adalah apa yang dilakukan dan dimulai oleh Socrates’.”

Buku ini berusaha menyelami segi-segi kehidupan, pemikiran, dan kearifan Socrates sebagai sumber inspirasi dan pencerahan bagi kehidupan kita di masa sekarang ini. Betapa pun jauhnya jarak masa antara sang filosof dengan zaman kita, namun nilai-nilai penting dari kehidupan dan gagasannya tidaklah luntur. Gagasan Socrates tentang kebenaran dan kebaikan masih tetap relevan hingga saat ini.

Product Details

  • Author Sahrul Mauludi
  • Publisher : Elex Media Komputindo
  • Language: Indonesian
  • ISBN : 9786020278834
  • Page : 200
  • Cover Type : Soft Cover


21 Reasons Why Reading Will Make You A Happier Person

By: Luisa Ene


You know how your teachers and parents always told you to read and learn in school?

Well, they were right; reading is actually fun and cool, not just obligatory for high school graduation. It will make you a better person on so many levels and you’ll have fun while doing it.

Here are 21 reasons why it’s the best, most productive hobby you could ever have.

1. Forget about your daily routine.
Unfortunately, life isn’t always like the movies and can sometimes be monotonous. There’s nothing that will transport you away from the mundane minutiae of your routine better than a book.

2. Experiences.
You are able to experience places without even traveling. You can learn about different cultures, people and places. Historical context will come alive as your eyes dance across the pages of a novel.

Saturday, January 9, 2016

Baca Buku atau Main Gadget?

Budaya Baca Di Negara Maju
Di Negara maju orang mengisi waktu dengan membaca buku. Di sini kebanyakan isi status, main gadget dan nonton.

Tahukah Anda? Peradaban Barat (dan juga sejumlah negara maju di belahan bumi lainnya) bisa maju disebabkan masyarakatnya secara lengkap telah mengalami berbagai tahapan kebudayaan secara linear dan utuh. Dari kebudayaan lisan, kebudayaan tulisan, kebudayaan baca, kebudayaan audio-visual (teve), dan sekarang kebudayaan cyber. Hal ini tidak dialami oleh bangsa Indonesia. Bangsa ini hanya mengalami kebudayaan lisan, lalu melompat ke kebudayaan audio-visual, dan sekarang termehek-mehek dengan kebudayaan cyber. Kebudayaan tulisan dan baca terlewat, dan sedihnya, terlupakan.

Bisa jadi, sebab itu ada perbedaan besar antara kebiasaan masyarakat Barat (dan masyarakat negara maju lainnya) dengan kebiasaan masyarakat Indonesia, salah satunya yang paling mudah dilihat adalah saat mengisi waktu luang, apakah itu sedang antre di bank, menunggu panggilan di loket rumah sakit, tengah menunggu kendaraan atau seseorang, sedang duduk di lobi hotel, atau sedang duduk di dalam kendaraan umum.

Friday, January 1, 2016

Socrates: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna




Berpikir, bertanya, memecahkan masalah dan menemukan makna kehidupan akan selalu menjadi bagian dari proses perjalanan hidup manusia untuk menjadi lebih dewasa, arif dan bijaksana.

Proses ini akan melibatkan  kemampuan berpikir secara kritis, kreatif, dan reflektif yang kemudian menghasilkan pencèrahan, kearifan dan kebahagiaan. Melalui proses berpikir kritis dan kreatif pula seseorang dapat terus memperbaiki dan mengembangkan dirinya. Bagaimana hal demikian itu dilakukan?

Inilah yang akan dikupas dalam buku inspiratif, "Socrates Inspirasi & Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna". Buku ini tidak hanya membicarakan kehidupan dan pemikiran Socrates, tetapi mendialogkan pikiran-pikiran cerdas sang filosof dengan permasalahan hidup kita sehari-hari. Dengan bahasa yang ringan dan mengalir buku ini akan memberikan penyegaran dan pencerahan untuk hidup yang lebih bermakna.

Product Details

  • Author Sahrul Mauludi
  • Publisher : Elex Media Komputindo
  • Language: Indonesian
  • ISBN : 9786020278834
  • Page : 200
  • Cover Type : Soft Cover


Friday, November 13, 2015

5 Buku Wajib Baca Ryan Tedja

SELAIN bermusik, salah satu hobi penyanyi dan penulis lagu Ryan Tedja (20) adalah membaca. Baginya, membaca sesuatu yang berguna dan menambah ilmu. Ryan orang yang mudah penasaran. 
"Aku suka membaca karena aku orang yang sangat penasaran dalam segala hal. Jadi aku tipe orang yang sangat enggak sabar dan tidak bisa kalau tidak tahu. Aku tipe orang yang harus tahu segalanya, jadi aku haus akan ilmu dan pengetahuan,” ujarnya saat main ke Kantor Bintang. “Di dalam kepalaku selalu ada banyak pertanyaan dan menurutku untuk orang yang punya sifat seperti itu, tuh buku adalah sasaran yang tepat,” tambah eks personel Nu Dimension ini. 
Berbagai macam buku pengetahuan dan novel ia lahap demi memuaskan rasa penasarannya. “Kita bisa memilih topik dan buku seperti apa yang mau kita baca untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepala,” katanya.
Ryan tidak membatasi genre buku yang ia baca. Dari mulai novel hingga biografi, semua dengan senang dia tuntaskan.
Buku-buku apa yang disukai oleh Ryan dan merupakan bacaan wajibnya? 

1.    Steve Jobs 
Mengaku penggemar alm. Steve Jobs, Ryan suka membaca buku biografinya. Baginya, buku berjudul Steve Jobs yang dibuat Walter Isaacson ini sangat inspiratif. “Buku ini menjelaskan banyak sekali sifat-sifat Steve Jobs yang bisa membuatnya sebesar itu. Perbedaan-perbedaannya dengan jutaan orang di dunia yang membuatnya bisa menjadi seorang Steve Jobs yang terkenal itu,” katanya dengan bersemangat. “Di dalam buku itu dibahas tentang detail kehidupan sehari-harinya dan masih banyak lagi soal kehidupannya.”

2.    The Lost Symbol 
Ryan juga suka membaca novel. Salah satu novel favoritnya adalah The Lost Symbol karangan Dan Brown yang juga menulis buku laris The Da Vinci Code. “Buku ini bukan lanjutan dari buku tersebut (The Da Vinci Code), ini cerita yang lain. Tapi buku ini keren banget,” ujarnya. Menurutnya, buku ini salah satu buku terbaik yang pernah ia baca dari kategori novel. “Novel ini menggabungkan cerita fiksi dan pengetahuan peradaban. Dalam buku ini dia menceritakan hal-hal yang benar-benar ada di dunia nyata tapi dia buat dalam kemasan fiksi. (Penulisnya) harus punya pengetahuan dan kecerdasan, dan rahasia-rahasia yang diceritakan dalam buku itu pun sebagian besar nyata, jadi keren banget,” ujar pria yang jago bermain gitar ini panjang lebar. Wah, jadi penasaran mau membaca juga, nih. 


3.     The Great Success 
Menurut Ryan, buku hasil tulisan Sahrul Mauludi ini sangat bagus untuk dijadikan motivasi. Ini buku yang sangat inspiratif. “Buku ini mengisahkan tentang orang-orang hebat di dunia yang punya prinsip-prinsip hidup luar biasa. Banyak tokoh-tokoh besar di dalamnya. Aku suka bacaan yang seperti itu,” ungkap Ryan. 


4.    The Cuckoos Calling 
Nah, mengenai buku ini, Ryan sangat antusias menjelaskannya. “Itu buku terbaru dari J.K. Rowling tapi dia menyamar jadi orang lain. Jadi dia ingin branding bukunya dengan nama yang baru. Buku itu keren banget karena isinya bercerita tentang detektif yang punya cacat tubuh dan kehidupannya hampir hancur. Tapi di tengah kehancurannya, ternyata dia bisa terlibat dalam kasus terbesar di kota tempat ia tinggal dan akhirnya mengubah hidupnya karena berhasil mengungkap kasus itu dan membuatnya jadi cukup kaya,” jelasnya. Menarik, ya!


5.    Life by Design 
Lagi-lagi Ryan merekomendasikan buku tentang Steve Jobs. “Ini filosofi kehidupan Steve Jobs. Menurut Steve Jobs kehidupan itu seperti pelajaran mendesain. Banyak titik-titik dalam kehidupan yang harus dihubungkan dan ketika kita belum menemukan titik selanjutnya dalam kehidupan kita, artinya akan ada titik yang akan terhubung nantinya,” ia menjelaskan tentang buku yang digarap George Beahm ini. “Life by Design menceritakan tentang filosofi hidupnya yang membuatnya begitu hebat,” tambahnya.
 Sumber:

Friday, August 7, 2015

Angelina Jolie: "Fokusku Bergeser dari Diri Sendiri ke Orang Lain"

Selasa, 9 Oktober 2012. Malala Yousafzai, 14 tahun, sedang dalam perjalanan pulang sekolah bersama teman-temannya di distrik Lembah Swat, Pakistan. Menumpang bus sekolah yang biasa ia kendarai, ia tak menyangka ancaman akan menghampiri. Ya, hari itu adalah hari naas buat Malala. Karena tiba-tiba, sejumlah pria berpenutup muka menghentikan bus, menaikinya, dan bertanya, siapa yang bernama Malala. Sejumlah temannya menunjuk ke arah Malala, tak sepenuhnya memahami apa yang akan terjadi.

Tiba-tiba tanpa ba-bi-bu, seorang dari mereka mengeluarkan senjata dan memuntahkan peluru ke arah Malala. Gadis belia itu pun tersungkur. Di leher dan kepalanya ada lobang menganga. Dua temannya, yang juga perempuan, terluka. Segera setelah sang penodong keluar bus, sopir memacu mobilnya membawa Malala ke sebuah rumahsakit di Peshawar. Namun rumahsakit Peshawar khawatir tak bisa menyelamatkan nyawa Malala. Ia pun diterbangkan ke Inggris.


Kabar New York Times
Rabu, 10 Oktober 2012.
Pagi itu, Angelina Jolie, artis yang terkenal dengan kemampuan akting dan kecantikannya, sedang menemani anak-anaknya mempersiapkan diri berangkat sekolah. Entah kenapa hari itu anak-anak Jolie mengatakan tidak ingin berangkat sekolah. Itu adalah sesuatu yang tidak biasa. Di saat berpikir kenapa anak-anaknya enggan berangkat sekolah, mata Jolie  tertuju pada headline New York Times. Di halaman depan koran tersebut tertulis: Taliban Gun Down a Girl Who Spoke Up for Rights.

Jolie pun mengetahui apa yang menimpa Malala sehari sebelumnya. Ia terhenyak. Alih-alih segera memberangkatkan anak-anaknya ke sekolah, Jolie  menceritakan apa yang ia baca tentang Malala ke anak-anaknya. “Mengapa orang-orang itu hendak membunuh Malala?” tanya anak-anaknya. Jolie menjawab, “Karena pendidikan.”

Tak sepenuhnya memahami, anak-anaknya berkomentar pasti orang tuanya sangat sedih. “Yes, kids, tentu orang tuanya sangat sedih,” kata Jolie. “Jika Malala punya hewan peliharaan, siapa nanti yang akan merawat dan menjaganya?,” anaknya yang berumur 6 tahun dengan polos menimpali.

Sulit bagi Jolie menjelaskan ke anak-anaknya yang masih kecil kenapa aeorang gadis belia yang berjuang untuk pendidikan harus dibunuh. Di banyak negara, hal itu sulit dimengerti. Pun bagi Jolie sendiri.

Namun hal itu bisa dimengerti oleh kepala-kepala Taliban, kelompok yang berada di balik penembakan Malala. Ehsanullah Ehsan, juru bicara Taliban lokal, menyatakan bahwa Malala memang target mereka. Malala layak dibunuh, karena dianggap mempropagandakan pandangan Barat, yaitu sekolah untuk kaum perempuan. Bagi Taliban, perempuan tidak layak mendapat pendidikan. “Ini akan jadi pelajaran buat yang lain,” kata Ehsan, tanpa sedikit pun dihinggapi rasa bersalah.

Sunday, August 2, 2015

Ternyata Ini Rahasia Bisnis Sukses

Semua orang yang memulai bisnis pasti ingin bisnisnya sukses. Tapi tak jarang nasib berkata lain dan kita mulai. Nah, terkadang kita seringkali melihat kesuksesan orang dari satu sisi. Yaitu dari apa yang ia dapatkan. Bukan dari niat awal mereka dan apa yang mereka berikan. dalam diri, “Kenapa bisnis mereka bisa sukses sementara saya begini-begini aja atau bahkan gagal?” dan lain sebagainya.

Coba kita analisis:

Bill Gates

Orang yang dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia dan bertahan selama bertahun-tahun. Apakah Bill Gates punya cita-cita ingin menjadi orang terkaya di dunia?

Enggak. Bill Gates sama sekali nggak ngebayangin jadi orang terkaya di dunia. Apa impian Bill Gates waktu muda? 

Friday, July 24, 2015

Pernah Menjadi Tukang Sapu Jalanan Kemudian Menjadi Presiden Korea Selatan

Siapapun berhak memiliki impian yang tinggi. Karena seorang mantan tukang sapu jalanan pun nyatanya bisa menjadi presiden Korea Selatan. Ya, Lee Myung Bak

Berikut kisahnya, Kisah Hidup Lee Myung Bak, Presiden korea Selatan



Lee Myung Bak yang saat ini menjadi presiden Korea Selatan ternyata pernah mengalami masa-masa sulit dalam hidupnya. Saat ia kecil, ia makan hanya dengan ampas gandum. Itupun ampas gandum bekas hasil penyulingan minuman.


Lee lahir di Osaka Jepang. Orang tuanya hanya buruh tani. Saat remaja, Lee menjual makanan dan minuman untuk membantu keluarganya. Saat SMA ia belajar keras agar dapat beasiswa. Ia pun sempat menjadi buruh bangunan. Mimpinya saat itu adalah ingin menjadi pegawai, ya hanya pegawai.

Michael Faraday Menjadi Ilmuwan Hebat Walau Tidak Sekolah

Michael Faraday adalah penemu yang berjasa dalam bidang ilmu kelistrikan. 

Jangan bayangkan bahwa ia adalah lulusan S2 atau S3 sebuah perguruan tinggi. Michael Faraday lahir tahun 1791 di Newington, Inggris. Ia adalah anak yang berasal dari keluarga yang miskin dan TIDAK MAMPU UNTUK SEKOLAH. 

Di usia empat belas tahun ia jadi tukang jilid dan jual buku. Tapi baginya hal itu adalah kesempatan untuk membaca buku seperti orang kesetanan. Saat umurnya menginjak dua puluh tahun, dia mengunjungi ceramah-ceramah yang diberikan oleh ilmuwan Inggris bernama Sir Humphry Davy. 

Ia terpesona lalu menulis surat kepadanya untuk menjadi asistennya. Hanya dalam tempo beberapa tahun, Faraday sudah bisa membuat penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri. Meski dia tidak punya latar belakang yang memadai di bidang matematika.

Ludwig Van Bethoven Terus Berkarya Walau Tak Bisa Mendengarkannya

Ludwig Van Bethoven merupakan seorang musisi yang amat legendaris. Ia merupakan pianis yang amat berbakat. Ia lahir pada tahun 1770 di kota Bonn, Jerman. Semasa kecil sudah terlihat bakatnya sebagai pemusik. Ia membuat buku musiknya pada tahun 1783. 

Alunan musiknya mampu mengesankan para pendengar melodinya dalam bermusik. Ia pun menjadi pencipta musik yang produktif. 

Namun ketika usianya di penghujung dua puluhan, ia mulai mengalami gangguan pendengaran dan tanda–tanda ketuliannya mulai muncul. Tuli bagi seorang musisi tentu adalah sebuah malapetaka karena pendengaranlah yang mampu merasakan karyanya. Bahkan ketika itu sempat muncul niatnya tuk bunuh diri.

Namun ketika ia sudah mengalami ketulian, ia tidak mengendurkan semangatnya untuk terus berkarya. Justru ia menghasilkan banyak karya di masa–masa seperti itu. 

Ia pun menjadi komponis yang amat populer. Hingga sekarang pun orang masih mengenal namanya. Walaupun ia telah wafat pada tahun 1827 di Wina.


Sumber : http://www.banguninspirasi.com/2015/07/biografi-ludwig-van-bethoven.html#ixzz3gncJt7DA

Thursday, May 28, 2015

Abraham Lincon Sang Raja Gagal Yang Berhasil


Ada pepatah yang mengatakan berhasil dan gagal itu  berada  di satu sisi koin yang sama. Bila di artikan muka koin di anggap berhasil dan ekor koin di anggap gagal. Dan ketika koin itu di lempar maka berhasil dan gagal sebenarnya berpeluang 50:50. Sekarang coba bayangkan kita sebagai pelempar koin. Pada berapa kali lemparan kita bisa mendapat muka koin ? Apakah ketika mendapat ekor koin kita menyerah dan tidak ingin melempar lagi ?
Di analogikan sebuah koin mungkin Abrhaham Lincon lah sang pelempar koin yang handal. Bagaimana tidak mantan presiden amerika ini telah mengalami banyak kegalan sepanjang hidupnya. Kegagalan demi kegagalan yang beruntun itu bukan hanya dua atau tiga kali, bahkan sampai berkali kali.
Kalau saya menjadi dia mungkin saya sudah sangat stress, frustasi dan mungkin hampir gila. Tapi tidak bagi Abraham Lincon, dengan tekad yang kuat dia bisa bangkit berkali kali dari kegagalnya. Maka dari itu saya menyebutnya sang raja gagal yang berhasil.
Berikut daftar kegagalan Abraham Lincon :
  • Pada tahun 1831 usahanya menemui kegagalan dan akhirnya bangkrut.
  • Tahun 1832 ia kalah dalam pemilihan tingkat lokal.
  • Tahun 1833 usahanya kembali bangkrut.
  • Tahun 1835 istrinya meninggal dunia.
  • Tahun 1836 ia sempat ia mengalami stress berat dan hampir saja masuk rumah sakit jiwa.
  • Tahun 1840 ia gagal dalam pemilihan anggota senat Amerika Serikat.
  • Tahun 1842 ia kalah dalam pemilihan anggota kongres Amerika Serikat.
  • Tahun 1848 ia kalah lagi untuk menduduki kursi di kongres.
  • Tahun 1855 ia gagal lagi di senat Amerika Serikat.
  • Tahun 1856 ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden Amerika Serikat.
Setelah mengalami berbagai macam pahitnya kegagalan demi kegagalan tersebut, akhirnya lincon sukses menjadi presiden Amerika Serikat pada tahun 1860.
Berbagai macam kegagalan yang menghampiri hidupnya lantas tidak membuat dirinya galau dengan cara mengurung diri di kamar dan meninggalkan semua yang telah diperjuangkanya. Meski ia pernah frustasi dan hampir gila, tetapi ia tetap mau mencoba bangkit sampai akhirnya berhasil meraih cita cita.
Menjadi orang sukses bukanlah perkara yang mudah. Orang sukses belajar dari kegagalan, sementara pecundang terpuruk karena kegagalan. Orang sukses menjadikan kegagalan sebagai batu loncatan untuk melompat lebih tinggi lagi, sementara pecundang menjadikan kegagalan sebagai tembok untuk menutup diri.
Sumber:

Tuesday, April 7, 2015

Ketahui Enam Hal yang Dapat Membuat Kecerdasan Otak Kita Menurun

Setiap manusia memiliki kecerdasan intelektual atau dikenal dengan IQ (intelligence quotient) yang berbeda-beda. IQ bisa diukur untuk menunjukkan tingkat kecerdasan seseorang walau tak ada ukuran pasti karena kecerdasan seseorang bisa menurun.

Dirangkum dari berbagai hasil penelitian dan pendapat para pakar, banyak faktor yang bisa membuat kecerdasan otak menurun. Berikut 6 hal yang bisa membuat kecerdasan otak Anda menurun.

1. Stres
Stres bisa memicu penurunan kemampuan otak seseorang. Banyak hal yang bisa meningkatkan hormon stres, seperti ada masalah keuangan, pertengkaran dalam keluarga, dan masalah pekerjaan.

"Tingkat stres tinggi tak hanya dapat membuat fungsi otak yang menurun, tapi berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit Alzheimer," ujar Brendan Kelley, ahli saraf di The Ohio State University Wexner Medical Center di Columbus, Ohio.

Saturday, April 4, 2015

"The Great Success": Inspirasi Sukses 9 Tokoh Dunia


Buku "The Great Success" - Sahrul Mauludi


"Penuh semangat dan sangat inspiratif. Buku ini perlu dibaca!"
-- Aan Rukmana, Dosen Universitas Paramadina & Aktivis Pengembangan Leadership













Apa pun perbedaan karakteristiknya, setiap orang memiliki potensi besar yang sama untuk meraih cita-cita dan kesuksesan. Untuk itu, yang diperlukan adalah bagaimana memaksimalkan semua potensi besar tersebut dengan tepat.

Kesuksesan adalah hak setiap orang. Apa pun latar belakangnya, kelas sosial dan tingkat pendidikannya, setiap orang berhak untuk sukses. Setiap orang memiliki peluang untuk sukses: saya, Anda, dan kita semua memiliki peluang yang sama untuk sukses. Melalui buku ini, sang penulis Sahrul Mauludi akan mengajak Anda untuk menyelami kehidupan orang-orang sukses yang mendunia, mengambil inspirasi dan motivasi dari mereka, serta menerapkannya sesuai dengan potensi yang Anda miliki.


1. Leonardo Da Vinci (Visi)
“I wish to work miracles….”

Leonardo adalah orang yang serbabisa, ahli dalam banyak bidang, dan banyak memiliki ide-ide baru. Leonardo mempelajari sesuatu bukan untuk “sekadar tahu”, melainkan untuk mencipta.

Ia mengerjakan karya-karyanya dengan tekun, sabar, dan penuh semangat. Lihat saja bagaimana ia mengerjakan patung Sforza horse bagi Duke Ludovico Sforza selama sebelas tahun. Inilah prinsip penting bagi siapa pun yang ingin meraih kesuksesan dari pekerjaannya.

Sukses terbesar Leonardo adalah ketika ia dapat menjalani hidup sesuai dengan visinya. Orang-orang visioner selalu selangkah di depan, karena ia berpandangan jauh ke depan dan melihat berbagai peluang serta kemungkinan-kemungkinan baru yang belum terpikirkan orang lain.